Idza: Manfaatkan Pekarangan sebagai Sumber Pangan

Sekda Brebes Djoko Gunawan saat membacakan amanat dari bupati dalam Rapat Koordinasi Ketahanan Pangan di Gedung Korpri Brebes. (Foto: Pemkab Brebes)

Brebes – Bupati Brebes Idza Priyanti melalui Sekda Brebes Djoko Gunawan mengimbau untuk merumuskan pemanfaat pekarangan sebagai sumber pangan. Berkurangnya lahan tanam akibat menjamurnya perumahan dan faktor lain harus disikapi dengan kegigihan menanami pekarangan dengan bahan pangan.

Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Ketahanan Pangan di Gedung Korpri Brebes, Selasa (10/12/2019). “Kita harus memanfaatkan pekarangan, untuk terjaminnya ketersediaan pangan. Ketersediaan lahan pertanian akan semakin berkurang seiring dengan kebutuhan lain yang harus dipenuhi, semisal kebutuhan perumahan dan sebagainya,” imbau bupati, yang disampaikan oleh sekda, dikutip dari laman Pemkab Brebes.

Oleh Sebab Itu, kata Idza, pembangunan pertanian diupayakan harus lebih intensif dengan pemanfaatan teknologi modern dan pemanfaatan lahan pekarangan secara optimal. Sehingga, produksi dan produktifitas pertanian tetap terjaga. Di samping itu, optimalkan lumbung-lumbung pangan masyarakat, untuk mengatasi permasalahan kekurangan pangan, khususnya pada saat paceklik. Penganekaragaman pangan agar tidak mengalami ketergantungan terhadap satu macam komoditas / produk pertanian saja juga perlu digalakan.

“Jangan sampai komoditas lain harus mendatangkan dari daerah lain atau impor akibat hanya fokus pada satu komoditas saja,” lanjutnya.

Rakor mengusung tema “Membangun Ketahanan Pangan Melalui Penguatan Pangan Lokal untuk Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia” itu diikuti 100 peserta. Mereka terdiri dari anggota Dewan Ketahanan Pangan Brebes, Camat, Kepala BPP, Kepala Desa Prioritas berdasar hasil pemetaan FSVA, Ketua KTNA, HKTI, HNSI dan Sekretaris Dinas beserta seluruh Kepala Bidang di lingkungan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes.

Pemanfaatan Pekarangan Dapat Tingkatkan Pendapatan

Pekarangan adalah lahan terbuka yang terdapat di sekitar rumah tinggal. Lahan ini jika dipelihara dengan baik akan memberikan lingkungan yang menarik, nyaman, dan sehat, serta menyenangkan, sehingga membuat kita betah tinggal di rumah. Pekarangan rumah dapat dimanfaatkan sesuai dengan selera dan keinginan kita, misalnya dengan menanam tanaman produktif seperti tanaman hias, buah, sayuran, rempahrempah dan obat-obatan.

Dengan pemanfaatan pekarangan, biaya yang dikeluarkan terbilang sedikit. Namun, dalam akan dapat hasil yang lebih banyak, sehingga dengan usaha memanfaatkan tanah pekarangan itu berarti keluarga bersangkutan telah melaksanakan prinsip-prinsip ekonomi di dalam meningkatan pendapatan.

Siregar dan Wahyuni (2018) dalam jurnal berjudul Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Pekarangan sebagai Sumber Pangan menuliskan, untuk dapat menunjang suksesnya tanaman-tanaman di dalam pekarangan tersebut, perlu pula melakukan pemupukan dengan pupuk kandang, kompas, yang diperoleh tanpa membeli atau diperoleh dari dalam pekarangan itu sendiri. Jika ada bibit penyakit pada tanaman di dalam pekarangan tersebut, disarankan sebaiknya jangan memakai obat-obatan dalam upaya pemberantasannya.

Pekarangan rumah berapa pun luasannya dapat dimanfaatkan secara optimal, sehingga akan meningkatkan produktivitasnya. Pekarangan yang ditanami dengan sayuran memberikan kontribusi yang cukup besar pada usaha mencukupi kebutuhan gizi keluarga. Dalam pemanfaatan pekarangan dengan sayuran harus diperhatikan juga aspek budidaya dari sayuran yang ditanam.

Add Comment