Pemberian Vaksin Dosis 2 di Brebes Menempati Posisi Terendah Kedua di Jateng

Komisi E DPRD Provinsi Jateng berdiskusi dengan Pemkab Brebes di Pendopo Kabupaten, Jumat (4/3/2022). JATENGPROV

Sebaran persentase vaksin dosis 2 di Brebes baru mencapai 48% dari target 1,5 juta penduduk. Faktor utamanya adalah karena jumlah penduduk Brebes terlalu banyak, sehingga membuat pemerintah harus bekerja lebih keras untuk menjangkau warga.

Hal ini disampaikan langsung oleh Sri Gunadi Parwoko selaku Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Jumat (4/3) di Pendopo Bupati, saat menerima kunjungan komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah.

Sri Gunadi menyampaikan, ia sudah menyiapkan langkah yang akan dilakukan untuk menyelesaikan masalah ini, di antaranya pemkab akan menggandeng elemen-elemen penting seperti TNI, Polri, dan kelompok masyarakat untuk membantu menyukseskan program vaksinasi dosis 2 ini. Pemkab juga berencana mengadakan vaksinasi di tempat-tempat ramai seperti yang pernah dilakukan di Islamic Center.

Sebelumnya, pada akhir tahun 2021 pemkab telah bekerjasama dengan Polres Brebes mengadakan vaksin dosis pertama bagi semua kalangan yang bertempat di Islamic Center, kegiatan seperti ini harapannya bisa diadakan kembali agar lebih mudah dijangkau warga Brebes.

Saat ini pemerintah Kabupaten Brebes juga telah menyediakan 30 ribu vaksin tambahan yang akan disebarkan ke 17 kecamatan di 297 desa dan kelurahan se-Kabupaten Brebes.

Bupati Brebes, Idza Priyanti akan memastikan pemberian vaksin dosis 2 ini akan terus dikejar hingga mencapai target yang telah ditentukan. Karena jika belum mencapai target tersebut, Brebes bisa kembali masuk di level 3 PPKM.

“Kita sedang bekerja keras mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyukseskan kegiatan vaksin ini. Bahkan, hari libur pun kami tetap bergerak,” ujar Idza Priyanti.

Kedatangan komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah ini memang dimaksudkan untuk memonitoring capaian vaksinasi di Kabupaten Brebes.

Umar Utoyo selaku anggota Komisi E DPRD Provinsi juga juga menyampaikan bahwa ketertinggalan ini butuh perhatian yang lebih serius dan harus segera ditangani, karena di daerah lain bahkan sudah menyukseskan vaksin ketiga (booster).

Ia berharap ada sinergi antar-instansi dalam percepatan vaksinasi tersebut. “Kami dari Komisi E ingin Brebes saling bekerja sama antar-OPD, terjun di keramaian dan bergerak pada jam sibuk masyarakat atau melakukan inovasi yang mampu menggerakkan hati masyarakat untuk vaksin,” ujarnya.

Gubernur Jawa tengah, Ganjar Pranowo sebelumnya juga telah meminta tiga daerah dengan persentase vaksin terendah seperti Kabupaten Tegal, Pemalang, dan Brebes untuk segera mengejar persentasenya agar mencapai 70%.

Target Vaksin Dosis 1 Sudah Terpenuhi

Per 1 Februari kemarin, pemberian vaksin dosis satu di Kabupaten Brebes sudah berhasil mencapai 70%, sesuai target yang ditentukan. Idza Priyanti memberikan apresiasi kepada seluruh pihak karena telah menyukseskan kegiatan ini.

Kapolres Brebes, Faisal Febriyanto menyampaikan, keberhasilan ini dikarenakan pemkab berhasil menggandeng seluruh elemen masyarakat, dengan menggunakan sistem kerja keroyokan dari seluruh jajaran dinas terkait, tenaga kesehatan, camat, Direktur RSUD, kepala desa, kepala sekolah, kepala puskesmas, BLUD, tokoh agama, ormas, dan kelompok-kelompok lainnya.

Kegiatan Testing, Tracing, dan Treatment (3T) juga sudah berjalan dengan baik, meskipun ada sedikit kendala pada pelaksanaan tracing, karena saat dilakukan tracing didapati bahwa cukup banyak warga yang terindikasi positif sedang berada di luar wilayah Brebes, sehingga sulit untuk dikontak.

Sumber : https://brebeskab.go.id/index.php/content/1/prosentase-vaksinisasi-rendah-karena-jumlah-penduduk-brebes-terlalu-banyak

Add Comment